Salam kenal untuk kita semua
Pertama-tama saya ucapkan "Selamat Datang" di Blog saya. Blog ini memang hanya blog biasa, tapi disini saya bisa berbagi tentang keseharian, cerita, kejadian, dan pengalaman yang saya alami dan barangkali dapat berguna bagi teman-teman semua.
Oke, hari ini saya ingin membagikan cerpen yang saya buat sendiri, awalnya sih cuman untuk melengkapi nilai tugas bahasa indonesia disekolah tapi saya kira dapat saya bagikan untuk teman-teman , siapa tau dapat berguna sebagai bahan bacaan disaat senggang. Selamat Membaca
MATI !!!!
Leonni
Johan
Kring…kring…
Alarmku berbunyi nyaring disebelah tempat tidurku,
membuat tanganku perlahan bergerak keluar dari selimut untuk menekan salah satu
tombol dialarm itu untuk menghentikan teriakan selamat paginya.
Perlahan kubuka selimut yang menutupi wajahku, lalu
terdiam aku menatap langit-langit kamarku sekedar untuk memastikan kalau aku
benar-benar ada di duniaku. Hhhh, desahku panjang sambil mengusap keringat
dikeningku yang hampir membuat bajuku basah semua.
Semalam aku bermimpi, mimpi yang mengerikan. Aku
bermimpi, aku melihat diriku menangis sambil memandangi seorang gadis dan
laki-laki muda yang berbaring lemas dan dengan bibir yang mulai membiru.
Dan..dan dibelakangku tampak seseorang laki-laki tersenyum sambil menatapku
dengan wajah seolah-olah ia bahagia melihatku menangis. Dan senyumannya terlihat Mengerikan!!
Kupejamkan mataku, berusaha mengingat-ingat lagi, apa
yang sebenarnya terjadi saat itu. Namun usahaku sia-sia, aku tidak mengingat
kejadian itu lagi. Ku lirik sekelilingku, tanpa sadar mataku tertuju pada alarm
diatas mejaku dan kulihat waktu menunjukkan pukul 6.30. “Astaga, udah jam
segini!!” teriakku kaget. Hari ini adalah hari senin dan itu berarti aku hanya
punya waktu 25 menit untuk bersiap-siap. Segera aku bangkit dari tempat tidur
dan bersiap-siap untuk mandi lalu berangkat sekolah.
Teng..teng..teng..
Bel sekolah terdengar nyaring dari ujung jalan dekat
sekolahku tanda kalau aku harus segera
mempercepat jalanku namun begitu hendak memasuki gerbang sekolah, aku melihat
seseorang yang berdiri diseberang jalan menatapku dengan tatapan yang amat
serius dan entah kenapa aku merasa ketakukan begitu melihat ia memperhatikanku. Aku terdiam sejenak lalu aku menoleh kearah orang tersebut untuk memastikan kalau yang ia perhatikan adalah aku. Namun saking serius memperhatikannya aku tidak menyadari kalau
gerbang sekolahku sudah hampir ditutup. Dan “Kriet...” gerbang sekolahku
akhirnya ditutup dan berarti aku tidak bisa lagi masuk. Lalu dengan setengah berteriak, aku memanggil pak satpam yang tadi menutup gerbang itu
untuk memintanya membukakan gerbangnya lagi agar aku bisa masuk namun entah mengapa ia seperti TIDAK
MENDENGAR SUARAKU.
Dengan wajah yang lesu kulihat kembali orang yang tadi
ada disebrang jalan,sekedar untuk memastikan kalau aku tidak salah melihat. Dan
ia ada, ia juga masih menatapku. Namun kali ini tatapannya terlihat sedih seperti iba
kepadaku dan entah mengapa aku tidak suka itu.
Perlahan kukumpulkan keberanianku untuk mendatangi
orang disebrang jalan itu dan bertanya kenapa ia melihat ku dengan tatapan
seperti itu, apakah ia mengenal aku? Atau jangan-jangan ia penguntit!!. Aku
kembali merasa deg-degan sekaligus ketakutan. Tapi aku penasaran tentang orang
itu, aku ingin tau siapa dia? Dan ada perlu apa ia denganku?. Akhirnya aku
putuskan “Aku akan menemuinya!”. Namun saat aku berdiri pinggir jalan hendak
menyebrang. Tiba-tiba jantungku berdegup sangat kencang, ditelingaku terngiang-ngiang
bunyi deruh mesin yang keras, juga suara teriakan orang-orang memanggil namaku, tanganku pun mendadak gemetaran, bahkan aku tak sanggup lagi
untuk berdiri.
“Kamu tidak apa-apa?” Tanya orang disebelahku lembut.
Entah mengapa begitu mendengar suara orang tersebut,
aku merasa begitu ketakutan. Ada apa ini? Teriakku dalam hati.
“Sini biarku bantu” ujarnya lagi sambil mengulurkan
tangannya. Dan dengan ragu aku memegang tangannya lalu beranjak berdiri. Namun
begitu aku berdiri sambil masih memegang tangannya, aku terkejut dengan apa yang
kulihat. Bukankah dia..dia..dia orang yang melihatku disebrang jalan tadi!!.
Namun belum sempat aku bertanya, tiba-tiba aku teringat kembali kejadian
mengerikan yang ada dalam mimpiku semalam. Saat itu aku bersama dengan seseorang yang tidak kukenal dan dia, dia
mirip sekali dengan orang yang saat ini berdiri disampingku. Waktu itu
kami berjalan bersama sepulang sekolah. Ketika hendak menyebrang, ada sebuah
truk yang melaju dengan kecepatan tinggi hendak melewati jalan yang kami
sebrangi aku berhenti sebentar untuk menunggu truk tersebut lewat. Namun
laki-laki itu, ia tidak menyadari kalau truk tersebut berada tak jauh darinya, ia tetap berjalan santai melewati jalan itu. Semua murid sekolah disekitarku berteriak memanggil
laki-laki itu tetapi ia tidak mendengarnya dan tanpa sadar kakiku bergerak berlari menuju laki-laki itu dan aku,
aku tidak mengingat lagi apa yang terjadi.
Lalu aku melihat kembali mimpi itu. Aku menangisi dua orang yang berbaring lemah dihadapanku dengan bibir
yang mulai membiru dan salah satu dari
orang itu adalah AKU!!!.
Kemudian aku mendengar seseorang itu berbisik ditelingaku
”Kamu sudah ingatkan?”
Jantungku mendadak berdegup kencang begitu mendengar
ia mengatakan itu. Lalu dengan tubuh yang mulai gemetaran aku bertanya kepada seseorang disampingku itu
“Itu bukan aku kan?”
Ia menggeleng lembut sambil tersenyum kepadaku dengan wajah yang terlihat bahagia lalu berkata
“Tidak, itu
memang kamu”
“Deg!!” Tubuhku mendadak kaku mendengar ia berkata
seperti itu. Lalu ia berkata di telingaku dengan senyumnya yang semakin mengembang.
“Ya kamu. Tidak, kita, kita memang sudah MATI!!!”
~The End~